Dongeng di Ulang Tahun ke-6 Amanda Raina Dewi

Tanggal 27 Desember 2014 adalah hari yang sangat dinantikan oleh Amanda Raina Dewi. Di hari ini Manda genap berusia 6 tahun dan sudah siap untuk bersekolah di SD. Tema ulang tahun yang ke-6 tahun ini adalah FROZEN.

Banyak teman-teman Manda yang hadir di acara ultah ini, Mereka adalah teman-teman Manda yang bersekolah di TK Al – Abrar Makassar. Juga teman-tema bermain yang juga tetangga di perumahan Jl. Andi Tonro IV no 8 Makassar.

Selamat ulang tahun Manda……

Indonesia Mendongeng #2 bersama Rumah Zakat

Pendekatan pendidikan dengan konsep BCM (Bermain, Cerita dan Menyanyi) di TPA/TPQ adalah lmetode yang tepat sebagai daya pikat yang didasarkan pada fithrah psikologi anak dengan pola pendekatan “happy learning” (keceriaan) sangat diperlukan dalam menunjang keberhasilan pendidikan dan pengajaran di TPQ.
Anak memang suka bermain, karena dunia anak-anak adalah bermain. Oleh karena itu, penanaman nilai-nilai kehidupan akan mudah dirasakan dan meresap dalam diri mereka baik ingatan maupun perasaan. Selain itu, metode ini juga dapat membuat daya tarik dan menghilangkan rasa jenuh.

Begitu pula dengan bercerita. Saat ustadz/ustadzah TPA/TPQ bercerita atau mendongeng, anak-anak akan dengan seksama memperhatikannya. Metode ini sangat efektif diterapkan pada anak. Mendongeng umumnya lebih berkesan daripada nasihat murni, sehingga pada kebanyakan hal, cerita yang kita dengar di masa anak-anak dulu masih bisa kita ingat sampai dalam jangka waktu yang lama.

Melalui mendongeng, anak-anak diajarkan untuk mengambil hikmah tanpa merasa digurui. Berawal dari hal tersebut Rumah Zakat (RZ) akan kembali mengadakan dengan yang lebih besar dengan kegiatan Silaturrahim Akbar Santri TPA/TPQ es-Nusantara dalam tajuk “Indonesia Mendongeng #2” dengan tema ”Mencetak Generasi Qur’ani dengan Mengaji”.

Kegiatan Indonesia Mendongeng #2 ini merupakan agenda tahunan Taman Pendidikan Al-Quran yang diadakan di Indonesia. Semoga acara ini mampu meningkatkan ukhuwah islamiyah antara santriwan-santriwati beserta ustadz-ustadzah TPA/TPQ di Indonesia.

Untuk wilayah Makassar, kegiatan Indonesia Mendongeng akan dilaksanakan pada tanggal 25 Desember 2014 di Pelataran Baruga Andi Pangeran Pettarani Universitas Hasanuddin yang diikuti oleh sekitar 50 anak yang merupakan anak binaan dari RZ Makassar.

Berbagi Tips Mendongeng di Sekolah Alam Bosowa

Bosowa Foundation menggelar event kreatif sebagai wahana permainan dan edukasi bagi anak-anak usia 3-8 tahun yang bertajuk WISATA EDUKASI ALAM, Minggu ( 21/12) di area Sekolah Alam Bosowa, Jl. Danau Tanjung Bunga, Makassar.

Demikian rilis yang diterima redaksi tribun, Minggu (21/12/2014).
Acara yang digelar perdana ini diikuti sekitar 100 orang peserta mulai dari perwakilan sekolah hingga ke personal. Peserta ikut secara berpasangan yaitu ibu dan anaknya. Acara dikemas dengan menarik oleh panitia dengan melibatkan ibu secara aktif  dalam kegiatan tesebut. Sembari anak-anak mengikuti berbagi permainan tradisional, ibu-ibu mengikuti mother class dan yoga class. Untuk mother class, ibu-ibu mendapatkan materi tentang pentingnya mendongeng buat anak-anak. Acara ini dipandu oleh Kak Heru pendongeng Makassar.
 
Kak Heru dengan sangat atraktif  menjelaskan pentingnya dongeng bagi buah hati mereka dan memberikan sejumlah tips-tips bagi ibu bagaimana cara mendongeng dengan baik.
Kak Heru menjelaskan untuk memilih tema cerita dongeng harus disesuaikan dengan umur si anak. Untuk Usia 5 tahun ke bawah, tema yang cocok untuk anak adalah tentang dunia binatang, dalam kisah-kisah binatang atau fable banyak kisah moral yang dapat dipetik seperti tentang yang baik dan yang buruk. Usia 5 – 8 tahun Kak Heru menganjurkan untuk membacakan tema tentang kecerdikan sepeti bi. kisah Abu Nawas atau kisah para Nabi dan sahabat nabi. Usia 9 tahun keatas, baiknya membacakan kisah kepahlawan.
 
Kak Heru juga mengungkapkan untuk durasi dongeng baiknya nda tidak terlalu lama. Kisaran waktu antara 5 menit – 30 menit, masing-masing disesuaikan dengan umur anak. Agar mahir dalam mendongeng, ibu atau ayah harus berlatih dan mencoba menguasai suara-suara binatang sebagai llustrasi dan sering membaca.
Selain kegiatan tersebut anak-anak juga mengikuti kegiatan menarik lainnya yaitu permainan tradisional  kade’deng, congklak, beklan,  Kreasi Sains, wisata tani,  dan kreasi Tani .
(sumber Tribun Makassar)