All posts by Kak Heru Dongeng

Sedekah Dongeng bersama Dompet Dhuafa

Sahabat Dompet Dhuafa Sulsel,, yuk turut berpartisipasi dalam aksi “Sedekah Dongeng”
Bagi sahabat yang punya sekolah atau ingin merekomendasikan sekolah kerabatnya untuk bekerjasama dengan kami…
 

Kegiatan ini tujuannya untuk menghimpun infak dari siswa sekolah yang berminat untuk kami salurkan untuk korban bencana yang kian marak terjadi di kota Makasssar dan sekitarnya.
Tema kegiatan ini,”Sedekah Dongeng, Siaga Bencana”.
 

Kami akan menggandeng salah satu Pendongeng hebat Kota Makassar Kak Heru Dongeng Makassar untuk menghibur siswa sekolah yang berminat berpartisipasi dalam aksi ini. Aksi ini akan memberikan edukasi khususnya anak usia sekolah dasar untuk sejak dini gemar bersedekah dan lebih peduli.

Piknik ASIx bersama AIMI Sulsel

Ulang tahun yang ke-3 Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Sulsel dilaksanakan pada hari Minggu 18 Januari 2014 bertempat di Sekolah Alam Bosowa.

Berbagai macam permainan seru dan mempunyai nilai edukasi diberikan kepada sekitar 100 anak anak yang turut serta dalam acara ini. Ada lomba melukis di botol bekas, lomba menangkap belut dan menanam kebun dari komunitas Makassar Berkebun.

Di akhir acara ada dongeng seru dari Kak Heru dan kak Safira yang menceritakan dongeng tentang pentingya minum susu untuk menjadi anak juara.

Dongeng di Ulang Tahun ke-6 Amanda Raina Dewi

Tanggal 27 Desember 2014 adalah hari yang sangat dinantikan oleh Amanda Raina Dewi. Di hari ini Manda genap berusia 6 tahun dan sudah siap untuk bersekolah di SD. Tema ulang tahun yang ke-6 tahun ini adalah FROZEN.

Banyak teman-teman Manda yang hadir di acara ultah ini, Mereka adalah teman-teman Manda yang bersekolah di TK Al – Abrar Makassar. Juga teman-tema bermain yang juga tetangga di perumahan Jl. Andi Tonro IV no 8 Makassar.

Selamat ulang tahun Manda……

Indonesia Mendongeng #2 bersama Rumah Zakat

Pendekatan pendidikan dengan konsep BCM (Bermain, Cerita dan Menyanyi) di TPA/TPQ adalah lmetode yang tepat sebagai daya pikat yang didasarkan pada fithrah psikologi anak dengan pola pendekatan “happy learning” (keceriaan) sangat diperlukan dalam menunjang keberhasilan pendidikan dan pengajaran di TPQ.
Anak memang suka bermain, karena dunia anak-anak adalah bermain. Oleh karena itu, penanaman nilai-nilai kehidupan akan mudah dirasakan dan meresap dalam diri mereka baik ingatan maupun perasaan. Selain itu, metode ini juga dapat membuat daya tarik dan menghilangkan rasa jenuh.

Begitu pula dengan bercerita. Saat ustadz/ustadzah TPA/TPQ bercerita atau mendongeng, anak-anak akan dengan seksama memperhatikannya. Metode ini sangat efektif diterapkan pada anak. Mendongeng umumnya lebih berkesan daripada nasihat murni, sehingga pada kebanyakan hal, cerita yang kita dengar di masa anak-anak dulu masih bisa kita ingat sampai dalam jangka waktu yang lama.

Melalui mendongeng, anak-anak diajarkan untuk mengambil hikmah tanpa merasa digurui. Berawal dari hal tersebut Rumah Zakat (RZ) akan kembali mengadakan dengan yang lebih besar dengan kegiatan Silaturrahim Akbar Santri TPA/TPQ es-Nusantara dalam tajuk “Indonesia Mendongeng #2” dengan tema ”Mencetak Generasi Qur’ani dengan Mengaji”.

Kegiatan Indonesia Mendongeng #2 ini merupakan agenda tahunan Taman Pendidikan Al-Quran yang diadakan di Indonesia. Semoga acara ini mampu meningkatkan ukhuwah islamiyah antara santriwan-santriwati beserta ustadz-ustadzah TPA/TPQ di Indonesia.

Untuk wilayah Makassar, kegiatan Indonesia Mendongeng akan dilaksanakan pada tanggal 25 Desember 2014 di Pelataran Baruga Andi Pangeran Pettarani Universitas Hasanuddin yang diikuti oleh sekitar 50 anak yang merupakan anak binaan dari RZ Makassar.

Berbagi Tips Mendongeng di Sekolah Alam Bosowa

Bosowa Foundation menggelar event kreatif sebagai wahana permainan dan edukasi bagi anak-anak usia 3-8 tahun yang bertajuk WISATA EDUKASI ALAM, Minggu ( 21/12) di area Sekolah Alam Bosowa, Jl. Danau Tanjung Bunga, Makassar.

Demikian rilis yang diterima redaksi tribun, Minggu (21/12/2014).
Acara yang digelar perdana ini diikuti sekitar 100 orang peserta mulai dari perwakilan sekolah hingga ke personal. Peserta ikut secara berpasangan yaitu ibu dan anaknya. Acara dikemas dengan menarik oleh panitia dengan melibatkan ibu secara aktif  dalam kegiatan tesebut. Sembari anak-anak mengikuti berbagi permainan tradisional, ibu-ibu mengikuti mother class dan yoga class. Untuk mother class, ibu-ibu mendapatkan materi tentang pentingnya mendongeng buat anak-anak. Acara ini dipandu oleh Kak Heru pendongeng Makassar.
 
Kak Heru dengan sangat atraktif  menjelaskan pentingnya dongeng bagi buah hati mereka dan memberikan sejumlah tips-tips bagi ibu bagaimana cara mendongeng dengan baik.
Kak Heru menjelaskan untuk memilih tema cerita dongeng harus disesuaikan dengan umur si anak. Untuk Usia 5 tahun ke bawah, tema yang cocok untuk anak adalah tentang dunia binatang, dalam kisah-kisah binatang atau fable banyak kisah moral yang dapat dipetik seperti tentang yang baik dan yang buruk. Usia 5 – 8 tahun Kak Heru menganjurkan untuk membacakan tema tentang kecerdikan sepeti bi. kisah Abu Nawas atau kisah para Nabi dan sahabat nabi. Usia 9 tahun keatas, baiknya membacakan kisah kepahlawan.
 
Kak Heru juga mengungkapkan untuk durasi dongeng baiknya nda tidak terlalu lama. Kisaran waktu antara 5 menit – 30 menit, masing-masing disesuaikan dengan umur anak. Agar mahir dalam mendongeng, ibu atau ayah harus berlatih dan mencoba menguasai suara-suara binatang sebagai llustrasi dan sering membaca.
Selain kegiatan tersebut anak-anak juga mengikuti kegiatan menarik lainnya yaitu permainan tradisional  kade’deng, congklak, beklan,  Kreasi Sains, wisata tani,  dan kreasi Tani .
(sumber Tribun Makassar)

Jadi Presenter di PechaKucha Night Makassar Vol. 6


 

Mendengar nama Pecha Kucha, dalam benak saya sepertinya sebuah bahasa dari India. Ternyata “pecha kucha” berasal dari bahasa Jepang. Sekilas mengenai PechaKuchaNight, helatan ini menampilkan presenter yang membawakan presentasi dalam format  20 slide foto.  Pertama kali diperkenalkan oleh Astrid Klein dan Mark Dytham dari Klein Dytham Architecture, yang sekaligus menjadi organizer PechaKucha Night pertama yang diadakan di Tokyo, Jepang pada Februari 2003.

Hingga kini tercatat lebih dari 600 kota di seluruh dunia telah menggelar event PechaKuchaNight. Acara ini begitu cepat tersebar luas ke seluruh dunia karena banyak kota tidak memiliki ruang publik dimana orang-orang dapat menunjukkan dan berbagi karya mereka dengan cara yang santai dan nyaman.
Harapan diselenggarakan PechaKuchaNight ini agar suara dan karya para presenter ini dapat memberi warna terang bagi kota dan penduduknya. Karena sulit membayangkan wajah dan rasa kota yang tak melibatkan secara aktif dalam membentuk kotanya dan mungkin kota kita salah satunya. Selain itu, ada kesempatan untuk mengenal relasi baru yang dapat mendukung karya para presenter bahkan jejaring sosial para volunteer selanjutnya.

Dan Sabu 29 November 2014 pada pukul 19.00-22.00 WITA di Ground Floor, Transmall Makassar. PechaKuchaNight Vol.6 juga akan disemarakkan oleh penampilan akustik dari band Tabasco. Ada 10 presenter yang tampil di event ini dan salah satunya adalah Kak Heru yang menampilkan 20 presentasi tentang “The Power of Story Telling”

Yuk Belajar Bikin Burger!

Belajar bikin burger langsung di tempatnya memang mengasyikkan! Langsung di dapurnya McD Mari Mall…. Wow! Sabtu, 29 Nopember 2014  sekitar 52 anak anak dari SD Inpres Hartaco diajak untuk berkunjung ke McD Mari Mall oleh guru kelasnya. Mereka hari itu akan melihat langsung cara membuat burger di dapurnya McD. Bukan hanya melihat tapi juga belajar langsung membuatnya burger!

Peserta dibagi menjadi 8 kelompok supaya mereka leluasa membuat burger. Dibimbing langsung oleh Kak Irma, murid-murid yang lai nampaknya semakin tak sabar untuk segera masuk ke dapur McD.

Nah setelah semua kelompok selesai membuat burger, selanjutnya adalah menikmati burger hasil karya mereka sambil mendengarkan dongeng dari Kak Heru. Dongengnya berjudul “Bibit Kejujuran” yang berisi ajakan untuk selalu berbuat jujur

Dongeng dan Baca Buku Cerita

Kamis pagi 27 Nopember 2014, Ruang Anak yang terletak di Perpustakaan Daerah Sulsel ramai dengan celoteh dan riuhnya adik adik dari TK Wahyu Pao Pao Gowa. Sebanyak 58 anak ikut serta dalam kegiatan kunjungan ke perpustakaan.

Kegiatan ini untuk mengenalkan tentang perpustakaan dan apa saja yang ada didalamnya. Yang paling penting dalam kegiatan ini adalah untuk mengenalkan tentang buku kepada anak anak usia dini.
Kegiatan mendengarkan dongeng yang dibawakan oleh Kak Heru tentu menjadi daya tarik bagi adik adik yang hadir. Ditemani oleh boneka lucu “Bona” dan gaya celotehnya yang iseng membuat suasana bertambah ramai.

Kunjungan Murid SD Pertiwi ke Perpustakaan Daerah Sulsel

Sekitar 30 anak anak yang berasal dari SD Pertiwi Makassar, Sabtu 22 Nop 2014 berkunjung ke Perpustakaan Daerah Sulawesi Selatan. Disambut oleh Bunda Nis dan Bunda Leha, anak-anak langsung diseuguhi dengan berbagai maca koleksi buku-buku yang banyak tersedia di rak perpustakaan.
Setelah mereka membaca buku kurang lebih 15 menit, Kak Heru meminta satu per satu anak untuk bisa membacakan buku yang mereka baca.

Gemar Membaca dan Gemar Menabung bersama Bank BRI

Bang bing bung bang kita ke bank
bang bing bung yuk kita nabung
tang ting tung hey jangan di hitung
tau tau nanti kita dapat untung
*

Dari kecil kita mulai menabung,supaya hidup kita beruntung.
Mau keliling dunia ada uangnya,
juga untuk membuat istana..

Penggalan lagu Bang Bing Bung yang dipopulerkan untuk Titiek Puspa menjadi awal kegiatan Perpustakaan Kota Makassar pada Hari Selasa, 18 Nopember 2014.
Gelaran Talkshow Kunjungan Perpustakaan yang mengambil  Tema : Gemar Membaca, Gemar Menabung bagi 150 siswa TK, SD dan SMP Makassar di Perpustakaan Umum Kota Makassar Jl. Lamadukelleng No. 3
Yuk makin rajin menabung dan juga rajin membaca