Tag Archives: British council

Kids Read Festival Makassar 2018

Suasana Fort Rotterdam hari Rabu sore (25/4/2018) serasa berbeda dengan hari sebelumnya. Sebuah tenda berukuran 5 m x 10 m berdiri di samping kanan Chappel lengkap dengan panggung dan backdrop bertuliskan Kids Read Festival. Kegiatan yang dilaksanakan oleh British Council melalui British Council Indonesia Foundation bersama PT Bank HSBC Indonesia mendorong pertumbuhan minat baca anak-anak di Makassar melalui program “Kids Read” sebagai salah satu bentuk dukungan terhadap agenda pemerintah di bidang pendidikan dan literasi.

Acara ini terselenggara atas kerjasama dengan Dinas Pendidikan terkait. Program Kids Read hadir di Indonesia sejak tahun 2015 dan telah menjangkau 1.079 guru, 930 siswa, dan 736 sekolah dasar di Jakarta dan Bandung. Dan tahun 2018 kali ini, Kids Read dihelat secara serentak di Yogyakarta dan Makassar dengan melibatkan langsung para guru, orang tua, serta komunitas lokal yang peduli dengan dunia baca dan dongeng.

Kids Read Festival adalah salah satu rangkaian acara literasi yang telah dilakukan sebelumnya di Kampus Unhas yaitu lokakarya bercerita bagi guru yang mencakup metodologi bercerita, memilih buku yang pantas untuk anak-anak, serta mengintegrasikan mata pelajaran di sekolah dengan menggunakan metode bercerita. Selain itu, keterlibatan komunitas lokal di program Kids Read juga diharapkan dapat membentuk sinergi antara sekolah, rumah, dan masyarakat dalam upaya mendorong minat baca pada anak. Salah satu komunitas dongeng yang dilibatkan adalah Komunitas Rumah Dongeng Indonesia yang didirikan oleh Kak Heru sejak tahun 2013.

Direktur Pelatihan dan Pengembangan British Council Indonesia, Michael Little, mengatakan program Kids Read memberikan perhatian khusus pada pengembangan kapasitas guru dengan maksud agar keterampilan yang sudah dipelajari di program ini dapat diturunkan kepada guru-guru sekolah dasar lainnya. “Dengan meningkatkan kapasitas guru (pengajar), maka kami telah berinvestasi untuk pendidikan tanpa batas,” kata Little dalam sambutan yang diterjemahkan langsung oleh seorang interpreter.

Michael Little (British Council), Safira (Storyteller) dan Andi Siswanta (Kadis Perpustakaan)

Setelah acara dibuka oleh Andi Siswanta selaku Kepala Dinas Perpustakaan Kota Makassar, event Kids Read Festival dilanjutkan dengan penampilan yang apik dari perpaduan Sinrilik dan Storytelling. Sebuah legenda berjudul Nenek Pakande yang berasal dari Soppeng dibawakan secara apik oleh Arif dan Safira dari Rumah Dongeng Indonesia.

Beberapa pertunjukan dongeng terus berlanjut yang semakin membuat sekitar 300 anak anak yang hadir tak merasa bosan. Sentilan dan gurauan dari Kak Nojeng selaku pembawa acara semakin membuat acara menjadi lebih seru. Ada juga penampilan dari Nayla, juara pertama Lomba Bercerita Tingkat Kota Makassar yang membawakan dongeng Nene Malommo.

Rangkaian festival ini bukan hanya pertunjukan dongeng saja, ada workshop kreatif bersama Wewo yang telah disiapkan oleh panitia kegiatan. Anak anak yang hadir kemudian dibagi menjadi 3 grup besar. Masing masing grup mengikuti semua kegiatan dongeng dan workshop kreatif di tenda yang berbeda.

Di tenda utama ada penampilan dongeng dari Mami Kiko dengan dongeng berjudul Suratan Takdir, Kak Heru dengan dongeng berjudul The GingerBread Man dan Kak Rini dan tim dengan dongeng musikal. Sedangkan di tenda lainnya ada juga penampilan dari Kak Fadhilah dengan dongeng Bintang Kecil, Kak Sahlan dengan dongeng Si Kumbi dan Kak Cenna dengan dongeng Kancil kisah Sebenarnya.
Acara diakhiri dengan penampilan dongeng bersama Kak Aio dari Ayo Dongeng Indonesia.