Tag Archives: dinas perpustakaan makassar

Jadwal Dongeng Keliling – Dongkel With Library

Dongeng Keliling With Library

Jadwal lokasi Dongkel with Mobile Library Inovasi Layanan Dinas Perpustakaan Makassar di bulan Ramadhan 1440 H – Minggu ini tanggal 13 -17 Mei 2019.(berdasarkan data titik kunjungan, surat resmi dan permintaan/ usulan melalui media sosial)

Hari Senin (13/05/19) Pukul : 09.00 – 11.30 Wita

  1. DP1 : Masjid H.M Asyik, Jl. AP. Pettarani No. 100 Buakana-Rappocini (Non Dongeng)
  2. DP2 : Panti Asuhan Rahmatullah Makassar, Jl. Nuri Baru, Jl. Manunggal 22 No. 25. A – Maccini Sombala Tamalate (Pendongeng Kak Andry Andryani Akib) – [T]
  3. DP3 : Panti Asuhan Mulia, Jl. Muhammadiyah No. 11 – Wajo (Pendongeng Bunda Sri Sri Suhesti) –

B. Hari Selasa (14/05/19) Pukul : 09.00 – 11.30

  1. DP1 : Masjid Nurul Majid Makassar, Jl. Gunung Merapi, Lajangiru – Makassar (Non Dongeng)
  2. DP2 : Panti Asuhan Al-Abrar, Jl. Monumen Emmy Saelan No. 44-C Gunung Sari – Tamalate (Pendongeng Kak Yaya Cahaya) – [T]
  3. DP3 : Panti Asuhan Guppi Tk. I Sul-Sel, Jl. Korban 40.000 jiwa selatan No. 24 (Pendongeng Kak Manggazali Anak Makassar) – [T]

C. Hari Rabu (15/05/19) Pukul : 09.00 – 11.30

  1. DP1 : Masjid Nurul Ilmi Makassar, Jl. Raya Pendidikan No. 2 Gunung Sari – Mamajang (Non Dongeng)
  2. DP2 : Panti Asuhan Bahagia, Jl. Inspeksi PAM No. 48 Batua – Panakkukang (Pendongeng Kak Muliadi AbdMunir Hustim) – [T]
  3. DP3 : Panti Asuhan Jabal Rahmah, Jl. Letjend Hertasning No. 46 Kassi-Kassi – Rappocini (Pendongeng Kak Heru Puguh Herumawan) – [T]

D. Hari Kamis (16/05/19) Pukul : 09.00 – 11.30

  1. DP1 : Masjid Darul Falah, Kompleks Minasa Upa, Jl. Aroeppala, Gunung Sari – Rappocini (Non Dongeng)
  2. DP2 : Panti Asuhan Nahdiyat, Jl. Anyang No. 138 Maricaya Selatan – Mamajang (Pendongeng Kak Madia Gaddafi)
  3. DP3 : Panti Asuhan Titipan Kasih, Jl. A. Mangerangi III No. 90 Bongaya – Tamalate (Pendongeng Kak Nisa Chairunnisa Latief)

E. Hari Jum’at (17/05/19) Pukul : 10.00 – 12.00

  1. DP1 : Masjid Agung 45, Jl. Urip Sumoharjo Km. 4 Makassar (Non Dongeng)
  2. DP2 : Masjid Raya Makassar, Jl. Masjid Raya Makassar – Bontoala (Non Dongeng)
  3. DP3 : Masjid Al-Markaz Al-Islami, Jl. Masjid Raya No. 57 Makassar-Bontoala (Non Dongeng).

Demikian jadwal dan lokasi ini disampaikan agar teman-teman tim Dongkel with Mobile Library khususnya pendongeng lebih prepare ke lokasi masing masing. Jika terjadi permasalahan teknis pada armada Perpusling akan disampaikan kemudian oleh Bidang Layanan yang menangani atau WA group Dongkel.

Seluruh layanan Dongkel Perpusling ini tidak dipungut biaya (Gratis). Seluruh pendongeng wajib memakai atribut/ Rompi Dongkel dan mematuhi kode etik serta SOP layanan.

Saran/ Kritik/ Keluhan/ Komentar penerima layanan dapat disampaikan di akun Facebook Dongkel Perpusling atau hubungi kami di nomor WhatsApp (WA) : 0852 4243 7564

Bagi masyarakat atau kelompok komunitas yang ingin memberikan bantuan di Panti Asuhan dapat bergabung langsung di lokasi titik layanan Dongkel Ramadhan dengan terlebih dahulu menyampaikan kesediaannya ingin bergabung kepada tim Dongkel Perpusling Dinas Perpustakaan Kota Makassar.

Pemesanan Dongkel hanya berlaku di wilayah Kota Makassar.

Dinas Perpustakaan Kota Makassar selalu ingin lebih dekat dan bersahabat

MenDongKel ke SD Negeri Jongaya

DongKel datang, DongKol-pun hilang…!

Mobil DongKel di SD Negeri Jongaya Makassar

Menjelang tengah malam, muncul notifikasi di WAG DongKel Kota Makassar. Seperti biasa, setiap akhir pekan selalu ada jadwal kunjungan mendongeng yang muncul di grup WAG Dongkel perpusling. Grup ini berisikan kumpulan para pendongeng di Kota Makassar yang bertugas bersama mobil layanan perpustakaan keliling dinas perpustakaan Kota Makassar. Ada sekitar 40 anggota di grup DongKel ini, kebanyakan adalah para pendongeng dari berbagai komunitas dongeng di Makassar. Selain itu ada juga para driver andalan dan pustakawan Makassar. Salah satu komunitas yang bergabung adalah komunitas Rumah Dongeng.

Jadwal DongKel untuk minggu keempat Bulan Oktober 2018

Tertera nama Kak Heru dan Kak Anty dalam jadwal kegiatan mendongeng yang sudah disusun selama seminggu kedepan. Tugas saya hari ini, Senin 29 Oktober 2018 adalah mendongeng di SD Negeri Jongaya Makassar. Setiap hari ada 3 titik lokasi yang dikunjungi oleh tim Layanan Perpustakaan Keliling Kota Makassar, dan 2 diantaranya diisi oleh masing masing satu orang pendongeng.

Aksi Kak Heru di SD Negeri Jongaya Makassar

Tak terlalu susah untuk menemukan lokasi SD Negeri Jongaya Makassar. Saya selalu mengandalkan Google Maps untuk membantu pencarian lokasi sekolah. Lokasinya berada di belakang Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Rumah sakit ini sudah sangat familiar bagi saya karena Safira Devi Amorita, putri semata wayang kami lahir di rumah sakit ini. Beberapa keluarga lain juga masih bekerja di tempat ini.

Tiba di sekolah ini waktu sudah menunjukkan pukul 09:30 WITA. Setelah menengok kiri dan kanan, sayapun segera menuju ke ruangan kepala sekolah. Sosok yang sangat kebapakan dan ramah nampak dari sambutan bapak Kepala Sekolah. Beliau bernama Abdul Madjid, orangnya sangat ramah kepada setiap tamu yang datang ke ruangannya. Bahkan ketika tamu tersebut adalah anak anak SMP yang datang untuk mengambil ijazah, pak Madjid melayaninya dengan ramah. Sayapun harus menunggu dengan sabar di ruangan yang berukuran 3×4 meter. Sebuah sofa berwarna coklat tua digunakan untuk menerima tamu sekolah. Sebuah komputer diletakkan di sisi kanan pintu masuk ruangan dan sedang dihandle oleh seorang operator komputer.

Pak Madjid ketika menerima siswa pengungsi dari UNHCR (dok : UNHCR.org)

Pak Madjid merasa sangat senang ketika saya menjelaskan maksud dan tujuan kedatangan tim DongKel ke sekolahnya. Bahkan beliau sempat bercerita ketika dirinya masih duduk di sekolah dasar, mendengarkan dongeng adalah salah satu kegiatan yang paling disukainya.

“Saya pernah belajar dibawah kolong rumah ketika sekolah SD di Selayar”, ujar beliau ketika bercerita tentang masa kecilnya. Sebagai seorang pendongeng, tak ada salahnya untuk menyimak lanjutan cerita yang disampaikan olehnya. Termasuk ketika pak Madjid harus belajar menggunakan batu untuk alat menulis pelajaran.

“Batu hitam itu saya bawa ke sekolah untuk mencatat pelajaran. Kalo sudah penuh dengan catatan, mau tak mau harus dihapus lagi!”, ungkapnya dengan penuh semangat sembari matanya menerawang ke masa kecilnya. Tahun ini beliau sudah harus pensiun sebagai kepala sekolah. Baginya sudah cukup lama merasakan pahit dan manis sebagai guru dan kepala sekolahnya.

“Mau ja tinggal di rumah bersama cucuku saja kalo sudah pensiun…”, kata beliau. Pak Madjid saat ini mempunyai 2 orang cucu dari kedua putrinya yang sudah menikah. Salah satu putrinya sudah meninggal dunia karena sakit yang dideritanya. Namun beliau sangat ikhlas dengan kepergian putrinya.

Teras di depan kelas menjadi panggung dongeng keliling

Tak lama kami berbincang, mobil layanan perpustakaan keliling sudah tiba di halaman sekolah. Hari ini yang bertugas sebagai driver adalah Andarias dan ditemani oleh salah satu co-drivernya. Setelah mobil parkir di halaman sekolah, serentak anak anak berkumpul dan duduk rapi di teras depan kelas untuk mendengarkan dongeng. Sebelum memulai kegiatan, saya menyampaikan kepada anak anak bahwa buku buku yang ada di mobil boleh dibaca sepuasnya tapi tidak boleh dibawa pulang ke rumah.

Dongeng Keliling atau yang lebih dikenal dengan DongKel adalah salah satu program unggulan dari Dinas Perpustakaan Kota Makassar yang berkolaborasi dengan komunitas dongeng di Makassar. Rumah Dongeng (www.rumahdongeng.id) turut menjadi salah satu pionir dalam kolaborasi ini.

Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk lebih meningkatkan minat baca melalui dongeng yang dibawakan oleh para pendongeng keren di Makassar. Fokus kunjungan mobil DongKel adalah ke titik sekolah sekolah tingkat TK dan SD yang berada di Makassar.

Tertarik untuk dikunjungi oleh tim DongKel?

#ReadAloud
#DongkelWithMobileLibrary
#rumahdongeng
#storytelling