Tag Archives: HDN 2017

Hari Dongeng Nasional 2017

Sungguh sangat menyenangkan bisa merayakan Hari Dongeng Nasional 2017 bersama adik adik se Atambua Nusa Tenggara Timur.

Semangat yang luar biasa dari para anggota TNI Satgas Perbatasan dari Batalyon Raider 712 / Wiratama yang mensupport kegiatan Hari Dongeng Nasional ini dari awal.

Terima kasih untuk Letkol Elvino Kurniawan dan segenap jajarannya yang sudah mengundang tim Rumah Dongeng Indonesia untuk berbagi ceria dan cerita bagi adik adik.

Seusai mendongeng, Kak Heru dan Safira diajak oleh Satgas Perbatasan dari Batalyon Raider 712 Wiratama untuk mengunjungi Pos Lintas Batas Negara (PLBN) antara Indonesia dan Timor Leste. Pos Lintas Batas Negara (PLBN) terpadu Mota’ain yang telah diresmikan Presiden Joko Widodo pada tanggal 28 Desember 2016 lalu, tidak saja digunakan para pelintas batas antar kedua Negara, tapi juga dijadikan warga sebagai objek wisata baru di daerah Belu, Timor Barat wilayah Negara Indonesia yang berbatasan langsung Republica Democratica de Timor Leste (RDTL).

Perbatasan kedua negara ini adalah sebuah jembatan yang panjangnya kurang lebih 15 meter. Jembatan ini dicat dengan 2 warna yang berbeda, pada bagian Indonesia dicat dengan warna merah putih sedangkan di bagian Timor Leste dicat dengan warna merah dan hitam sesuai dengan warna bendera masing masing negara.

Dengan menggunakan 2 mobil patroli, kami melintasi jembatan tersebut menuju ke Timor Leste tanpa menggunakan paspor. Maklum dikawal oleh pasukan TNI. Hubungan antara kedua pasukan sudah sangat akrab. Pasukan Timor Leste masih fasih menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa komunikasi dengan Pasukan TNI.

Ada beberapa tempat wisata yang bisa dikunjungi di daerah sekitar PLBN. Pengunjung bisa memasuki wilayah ini hanya sejauh 5 km tanpa paspor namun harus dikawal oleh petugas. Kami diajak menuju ke sebuah benteng pertahanan bekas peninggalan Portugis yang kini berubah menjadi kantor imigrasi Timor Leste. Ada yang berbeda ketika kami melintasi jalanan di Timor Leste. Kondisi aspal di jalan Timor Leste berbeda jauh dengan kondisi jalan di Atambua. Aspalnya banyak yang bolong bolong dan lebar jalan hanya sekitar 5 meter. Di sepanjang jalan banyak berkibar bendera Timor Leste yang berwarna merah hitam. Ternyata hari ini tanggal 28 Nopember 2017 adalah Hari Proklamasi Timor Leste. Sedangkan hari kemerdekaan jatuh pada tanggal 20 Mei

Kami hanya berada di wilayah ini sekitar 20 menit. Cuaca yang sangat panas dan menyengat membuat kami untuk bergegas meninggalkan benteng. Sebelum kembali memasuki wilayah Indonesia, kami sempat foto selfie di tugu perbatasan Timor Leste. Di tempat ini ada sebuah prasasti yang ditandatangani oleh Xanana Gusmo, presiden pertama Timor Leste.

#Pendongeng
#RumahDongeng
#StorytellingAndTraveling