Tag Archives: pegadaian makassar

Cerita Ramadan Minggu Ketiga : Adik adik Panti Asuhan Al Kahfi

Dongeng Ramadhan di Arthama Hotel Makassar

Ada yang menarik dari dongeng sore ini. Bukan karena si Bona yang suka ceplos ceplos kalau diajak berbicara. Apalagi jika Bona bernyanyi, pasti suka salah lirik. Dan anehnya anak anak pada suka dengan tingkah polah si Bona.

Sore ini Kak Heru diundang oleh tim marketing PT Pegadaian Makassar untuk berbuka puasa di Hotel Arthama. Ini adalah untuk kedua kalinya saya diundang oleh X Team Reunion 6. Tim ini adalah para marketing yang bekerja di Pegadaian Kantor Wilayah Makassar. Ramadan tahun sebelumnya, saya diundang juga oleh tim hebat ini.
Namun bukan itu pula yang menarik untuk saya ceritakan disini.

Yang pertama, ketika tiba di lantai 19, saya adalah tamu pertama yang datang. Sembari menunggu kedatangan tamu lainnya, saya sempatkan memandang Pantai Losari dan segala perubahan yang begitu cepat. Nampak di kejauhan berdiri mesjid 99 kubah karya Ridwan Kamil, sang gubernur Jawa Barat. Walaupun di dekat mesjid yang belum selesai ini ada juga mesjid terapung yang nampak lebih kecil bentuknya. Dua mesjid yang sama sama berada di Pantai Losari.

Buku Memetik Keberanian

Keasyikan update status, pundak saya ditepuk oleh seorang tamu undangan. Ternyata dia adalah Muhary Wahyu Nurba, salah satu sahabat saya yang paling rajin membuat karya literasi di Lombok Pos. Dia baru landing tadi malam di Makassar.”Sudah dapat buku Memetik Keberanian?,” tanyanya sembari mengambil kursi di depan saya.Saya ingat, kalo nggak salah bulan lalu ada peluncuran buku ini di Bakti. Buku yang berisi kumpulan cerita untuk anak Lombok ini dilaunching di Bakti dan saya tak sempat untuk datang.Tahu kalo saya tidak mendapatkan buku ini, tak lama Muhary meminta salah satu panitia untuk turun ke bawah dan mengambil buku tersebut.
Selidik punya selidik, ternyata Muhadi datang bersama keluarga besarnya ke acara ini dan salah satu panitia acara ini adalah adik kandungnya. Dia adalah Gunawan yang dalam beberapa kesempatan ikut kegiatan dongeng sembari mempromosikan produk tabungan emas dari Pegadaian.Yang menarik kedua adalah adik adik dari Panti Asuhan Al Kahfi yang sore ini datang untuk berbuka puasa bersama kami. Seusai mendongeng, Kak Kiki selalu MC memberikan pertanyaan kepada adik adik sekaligus membagikan hadiah. Seorang adik perempuan yang maju kedepan sangat fasih ketika membacakan 3 surah Al Quran. Suaranya begitu merdu dan enak didengar. Tak sungkan, MC memberikan hadiah boneka kepadanya. Bukan hanya itu saja, ketika mereka usai makan hidangan buka puasa, meja yang mereka tempati sangat bersih dan bekas makanan tak nampak di piring mereka. Piring yang kotor disusun rapi di tengah meja. Tak ada sampah sedikitpun di atas meja. Bukan hanya di satu meja saja, tetapi 2 meja lain yang ditempat oleh teman teman lainnya juga melakukan hal yang sama.
Mejanya bersih dan piring bekas makanan disusun rapi di tengah meja.

Dongeng Ramadhan di Arthama Hotel Makassar

Salut untuk para pembina panti yang mengajari adab makan dengan baik. Hal-hal kecil yang dibiasakan sejak dini akan membentuk perilaku mereka dimanapun mereka berada.