Tag Archives: Perpustakaan Maros

Dongeng Kolaborasi dengan Kabupaten Maros

Hari ada 3 agenda dongeng. Salah satunya malah harus keluar kota Makassar. Rumah Dongeng telah berkolaborasi juga dengan Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Maros untuk melaksanakan Roadshow Pengembangan Minat Baca di seluruh kecamatan di Kabupaten Maros.

Supaya bisa terlaksana semua agenda, hari ini Selasa 25 September 2018, Kak Heru dibantu oleh salah satu pendongeng dari Rumah Dongeng, yaitu Kak Mangga.
Rumah Dongeng saat ini memiliki 6 pendongeng aktif yang sewaktu waktu bisa mengisi kegiatan dongeng di berbagai tempat. Mereka antara lain kak Safira, Mami Kiko, Kak Icha, Kak Sri dan Kak Rini. Selain di Rumah Dongeng, mereka juga bergabung dalam tim DongKel With Library Dinas Perpustakaan Kota Makassar.

Kali ini Kak Mangga bertugas di SD Inpres Malengkeri. Sedangkan Kak Heru mendongenh di SD Inpres Bawakareng dan Kantor Kecamatan Mandai Maros. Seperti yang telah disampaikan dalam artikel sebelumnya bahwa SD Bawakaraeng memiliki 4 sekolah yang berada di satu kawasan. Setelah kemarin murid murid SDN Bawakaraeng 2 yang mendengarkan dongeng, pagi ini giliran murid murid SD Inpres Bawakaraeng yang mendengarkan dongeng.

Masih di tempat yang sama, hari ini ada sekitar 120 murid yang hadir. Sebagian dari mereka berasal dari kelas 3B SDN Bawakaraeng 2 yang kemarin tidak sempat berpartisipasi dalam kegiatan Sedekah Dongeng .

Kantor Kecamatan Mandai Maros

Usai dari SD Inpres Bawakaraeng, Kak Heru melanjutkan perjalanan menuju ke Kabupaten Maros. Kali ini kegiatan Roadshow Dongeng bersama Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Maros dilaksanakan di Kantor Kecamatan Mandai. Jaraknya sekitar 45 menit dari lokasi sebelumnya.

Kantor kecamatan ini letaknya berada di jalan lintas propinsi Makassar – Pare Pare. Tiba di lokasi sekitar pukul 10:35, sedangkan jadwal kegiatan sudah dimulai sejak pukul 08:00. Ketika saya masuk ke ruangan kantor ini, di area depan sudah ada 3 orang petugas yang bertugas memberikan informasi bila ada warga yang hendak mengurus sesuatu. Dengan wajah yang ramah, salah satu dari mereka menunjukkan tempat pelaksanaan kegiatan Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Maros di lantai 2. Agenda kegiatan acara sudah memasuki materi tentang pengelolaan perpustakaan yang dibawakan oleh Pak Syamsuddin dari Dinas Perpustakaan dan Arsip Propinsi Sulawesi Selatan. Setelah itu ada semacam testimoni tentang layanan perpustakaan yang dibawakan oleh Ibu Ima, seorang guru SD yang telah bekerjasama dengan Dinas Perpustakaan Maros dalam mewujudkan Gerakan Literasi Sekolah.

Sedangkan pak doktor Djabar secara khusus membawakan materi tentang pelaksanaan bagaimana menumbuhkan minat literasi di lingkungan sekolah. Dan di akhir acara ada penampilan dongeng bersama Kak Heru dari Rumah Dongeng.

#SedekahDongeng
#rumahdongeng
#StoryTelling
#kisahIslami
#ayokeperpustakaan

Roadshow Gemar Membaca bagi Pelajar se Kabupaten Maros 2018

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Maros meluncurkan program Roadshow Gemar Membaca bagi Pelajar se Kab. Maros.
Kegiatan yang menyasar ke 14 kecamatan ini secara rutin akan digelar di 7 lokasi yang berbeda setiap bulannya. Tujuan dari peluncuran gerakan gemar membaca ini salah satunya adalah agar minat baca di kalangan pelajar akan menjadi meningkat. Perpustakaan adalah salah satu stake holder yang mampu memberikan pembelajaran melalui buku buku non teks pelajaran sekolah.

Kegiatan yang dilaksanakan di Pendopo B Kantor Bupati Maros, Senin (30/4/2018) secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Maros bersama dengan jajaran dinas perpustakaan Kab. Maros. Kehadiran orang nomor dua di Kabupaten Maros tentu merupakan bukti bahwa beliau sangat peduli dengan peningkatan minat baca bagi Pelajar melalui gerakan ini.

“Saya sering bepergian ke luar negeri, disana orang orang sering membawa buku kemanapun mereka pergi. Dan di waktu luang, buku menjadi santapan mereka sehari hari” ujar Drs. H. A. Harmil Mattotorang, MM ketika memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan ini secara resmi.

Acara ini dihadiri oleh 140 pelajar tingkat SD dan SMP beserta guru pendamping yang berasal dari Kecamatan Turikale dan Maros Baru. Peserta yang hadir juga mendapat pembekalan materi dari 3 nara sumber yaitu Professor Murni dari UNM yang membawakan materi tentang Minat Baca. Sedangkan DR. Djabar selaku konsultan pendidikan karakter membawakan materi Gerakan Literasi Sekolah. Dalam pemaparan materinya, Prof Murni memberikan tips yang menarik dan singkat tentang bagaimana meningkatkan minat baca bagi anak anak. Kehadiran gadget tentu akan berpengaruh besar terhadap minat baca anak terhadap buku. Namun dengan pembiasaan yang rutin seperti mengajak anak ke toko buku atau perpustakaan, akan bisa merubah ketergantungan anak terhadap gadget.

Sedangkan DR. Djabar memberikan metode yang mudah bagaimana menerapkan budaya literasi di sekolah. Melalui contoh Gerakan Literasi Sekolah yang sudah dilaksanakan di sekolanya, beliau membuka wawasan baru tentang 15 menit membaca sebagai pembiasaan dan pengembangan literasi di dalam kelas. Ruangan kelas akan lebih menarik bila hasil hasil karya literasi anak anak dipajang dan ditata dengan menarik di koridor sekolah.

Tak ketinggalan juga ada aksi dongeng dari Kak Heru dari Rumah Dongeng yang berhasil memikat adik adik yang hadir. Bahkan beberapa anak anak dengan antusias maju ke depan untuk bertanya secara langsung kepada Kak Heru tentang teknik mendongeng yang baik. Dan sebagai hadiah bagi para penanya cilik, ada buku dongeng yang dibagikan oleh Kak Heru.