Tag Archives: pesantren anak jujur

Bona Ketinggalan!

Pesantren Anak Jujur yang dilaksanakan oleh sekelompok anak anak muda yang bergabung di komunitas Rumah Kepemimpinan ini membuat saya kagum dengan semangat mereka.

Apa yang membuat saya kagum?

Biasanya kalau acara buka puasa yang dibuat oleh anak anak muda, yang paling sibuk pasti seksi konsumsi. Panitia inilah yang harus bekerja keras agar kegiatan buka puasa bisa berjalan lancar. Dan biasanya, seksi ini dihuni oleh para perempuan yanh pastinya ahli menanggani masalah makanan.

Namun yang saya lihat dari mereka di Rumah Kepemimpinan ini malah yang mengurusi konsumsi adalah para lelaki. Dan bukan hanya di seksi konsumsi saja mereka tersibuk ria, namun ternyata yang ada di acara Pesantren Anak Jujur ini adalah lelaki semua.
Tak ada perempuan di tempat ini.

Menurut Furqan, salah satu panitia acara, anggota Rumah Kepemimpinan adalah laki laki semua. Mereka adalah penerima beasiswa untuk melanjutkan studi di Unhas. Penerima beasiswa ini adalah khusus untuk mahasiswa yang kuliah di Unhas.

Saya tidak terlalu lama ikut dalam kegiatan ini. Selesai sholat maghrib, saya ijin pamit kepada mereka. Setelah itu saya menuju ke salah satu mall untuk menjemput Safira Devi Amorita dan Mamanya. Perjalanan dari BTN Hanya ke Mall tak butuh waktu lama. Nggak ada macet sepanjang perjalanan. Mungkin memang masih waktu berbuka puasa sehingga jalanan sepi dengan kendaraan.

Setelah bertemu dengan kedua penumpang setia, segera saya memacu kendaraan menuju rumah. Di tengah perjalanan, mamanya Safira pengen beli telur untuk stok di rumah. Ketika singgah di penjual telur, saya sempatkan untuk melihat smartphone. Sebuah pesan muncul dari Furqan, panitia pesantren anak jujur. Isinya sungguh membuat saya kaget!.

“Kak, Bona ketinggalan disini..!”

Tersentak dan kaget saya otomatis melihat ke kursi belakang. Tas Bona nggak ada disitu.

Waduh..!
Ketinggalan betul si Bona..!!!

Segera saya membalas WA. Minta agar panitia bisa membawakan Bona ke rumah. Dan Alhamdulillah ternyata mereka mau mengantarkannya ke rumah.
Walau sempat sedikit diomeli dan diketawain oleh Safira dan Mamanya, saya pun sempat mengutuk kealpaaan ini. Memang dalam beberapa kegiatan dongeng, sudah beberapa kali saya kadang lupa dengan properti dongeng. Laptop pernah ketinggalan di hotel, pulpen laser sudah beberapa kali lupa diambil.
Tapi kalo Bona nggak pernah ketinggalan.
Dan hari ini saya lupa Bona.

Faktor usia mungkin ya…?

Dan akhirnya pukul 21:30, Bona sudah berada di rumah kembali. Terima kasih untuk Furqan yang telah membawanya pulang.

Untunglah Bona tidak nakal di motornya Furqan.
Welcome back home Bona..!