Tag Archives: pray for donggala

Gantungkan Cita-Citamu Setinggi Langit : Dongeng Motivasi di Palu

Dongeng Trauma Healing di Donggala Sulawesi Tengah
Selasa, 26 Nopember 2018 tim AMDA Chapter Makassar bergerak ke SD Negeri Donggala Kodi di Palu Barat. Lokasi sekolah ini tak jauh dari Perumahan Balaroa tempat terjadinya liquidfaksi akibat gempa yang terjadi 28 September 2018.

Murid murid di sekolah ini masih belajar di bawah tenda besar bantuan dari Unicef dan Kemendikbud.
Sejak pagi Kota Palu diguyur hujan dengan intensitas cukup deras. Halaman sekolah menjadi basah sehingga kegiatan dongeng dilakukan dibawah tenda.

Walaupun demikian, suasana di dalam tenda tetap riuh dan ramai ketika saya mulai menyapa mereka. Wajah wajah yang ceria tergambar dalam senyuman yang tulus dan ceria. Acara saya mulai dengan terlebih dahulu mengenalkan sosok Professor Husni Tanra selaku ketua tim AMDA Chapter Makassar.
Mendengar kata professor, serentak mereka berdecak kagum. Mungkin saja selama ini mereka hanya mendengar gelar professor ini melalui TV atau radio. Dan hari ini sosok Professor hadir langsung di hadapan mereka.

Ketika Prof Husni Tanra membuka acara inipun gaya bicara tidak formal dan kaku. Beliau langsung bertanya kepada anak anak tentang cita citanya. Ada yang ingin jadi dokter, pilot, polisi bahkan ada yang ingin jadi presiden.

“Gantungkan cita citamu setinggi langit..!” seru prof Husni dengan penuh semangat.

“Saya ini dulu orang kampung yang tinggal di Wajo. Saya selalu giat belajar dari kecil. Dengan giat belajar, saya sudah pernah pergi ke Amerika dan Jepang.
Siapa yang mau pergi ke Amerika?”, tanyanya kembali.

Serentak semua murid mengacungkan jarinya. Wajah mereka penuh semangat mendengar kata demi kata yang meluncur dari seorang professor.

“Kalian harus rajin belajar dan harus hormat sama guru guru”, sebuah kalimat penutup diberikan kepada mereka agar bisa mewujudkan cita citanya.

Setelah sambutan dari Professor Husni Tanra, acara dilanjutkan dengan mendengarkan sebuah DONGENG…!

Wah ketika saya baru mengajak mereka untuk bernyanyi, tiba tiba speaker yang saya gunakan mati. Ternyata siang ini ada jadwal pemadaman lampu dari PLN. Walaupun tanpa sound system kegiatan dongeng tetap saya lanjutkan.

Siapa mau dongeng bilang saya..!

#traumahealing
#DongengAnak
#RumahDongeng
#AMDAChapterMakassar
#Storytelling

Jadwal Aksi Dongeng Kemanusiaan Untuk Sulteng

(Update per tanggal 28 Oktober 2018)

Jadwal Aksi Dongeng Kemanusiaan Untuk Palu dan Donggala periode Oktober – Nopember 2018.

(Update per tanggal 28 Oktober 2018)

Selasa, 30 Oktober 2018
1. Roadshow bersama Perpustakaan Kab Maros di Kecamatan Bantimurung Maros pukul 09:00-12:00

Rabu, 31 Oktober 2018
1. SD Inpres bertingkat Malengkeri 1 pukul 08:00-09:00

Kamis, 1 Nopember 2018
1. SDN 52 Panasakkang Maros pukul 08:00-09:00
2. SDN Sudirman Kariango Maros pukul 09:00-10:00

Jumat, 2 Nopember 2018
1. SD Kalukuang 1,2,3,4 Makassar pukul 07:30-08:30
2. TK Pertiwi Maros pukul 08:30-09:30
3. SD Negeri 111 Maros pukul 10:00-11:00

Sabtu, 3 Nopember 2018
1. TK Angkasa Pura Maros pukul 08:00-09:00
2. SD Mattoanging 2 pukul 08:00-09:00
3. SDN 57 Bulu Bulu Mandai pukul 09:00-10:00
4. SD Inpres Kariango pukul 09:30-10:30
5. Event PDGI Pangkep pukul 11:00-12:00

Minggu, 4 Nopember 2018
1. Aula Lappae Sinjai pukul 08:30-09:30
2. Aula Mamnanti Sinjai pukul 10:00-11:00
3. Kampung KB Kalobba Sinjai pukul 16:00-17:00

Senin, 5 Nopember 2018
1. Roadshow Sinjai hari 2
2. SDN Cendrawasih Makassar pukul 08:00-09:00

Selasa, 6 Nopember 2018
1. SMP 6 Makassar pukul 08:00-09:00
2. SD Negeri 48 Lappae Sinjai pukul 07:30-08:30

Rabu, 7 Nopember 2018
1. SDN 96 Mannanti Sinjai pukul 07:30-08:30
2. SDN 111 Mannanti Sinjai pukul 09:15 -10:15

Kamis, 8 Nopember 2018
1. Roadshow Sinjai hari 5
2.

Jumat, 9 Nopember 2018
1. Roadshow Sinjai hari 6
2.

Sabtu, 10 Nopember 2018
1. SDN Cendrawasih 1 pukul 08:00-09:00
2. SDN Lanto Makassar pukul 10:00-11:00
3. Dalton Hotel pukul 16:00-17:00

Minggu, 11 Nopember 2018
1.
2.

Senin, 12 Nopember 2018
1. SDN Mattoangin 1 Mks pukul 08:00-09:00
2.

Selasa, 13 Nopember 2018
1.
2.

Rabu, 14 Nopember 2018
1.
2.

Kamis, 15 Nopember 2018
1.
2.

Jumat , 16 Nopember 2018
1.
2.

Sabtu, 17 Nopember 2018
1. Festival Luwuk Mendongeng di Luwuk Banggai Sultra pukul 08:00 – 12:00

Minggu, 18 Nopember 2018
1. Lomba Kisah Islami di M Regency Hotel pukul 09:00-12:00

Senin, 19 Nopember 2018
1.
2.

Selasa, 20 Nopember 2018
1. SDN Inpres Hartaco Indah pukul 09:00-0:00
2.

Rabu, 21 Nopember 2018
1. TK Andiya Makassar pukul 08:00-09:00
2.

Kamis, 22 Nopember 2018
1.
2.

Jumat, 23 Nopember 2018
1.
2.

Sabtu, 24 Nopember 2018
1. SD Nasional Makassar pukul 08:00-09:00
2. SDIT Darusalam Palopo pukul 09:00-10:00

Minggu, 25 Nopember 2018
1.
2.

Senin, 26 Nopember 2018
1.
2.

Selasa, 27 Nopember 2018
1.
2.

Rabu, 28 Nopember 2018
1.
2.

Kamis, 29 Nopember 2018
1.
2.

Jumat, 30 Nopember 2018
1.
2.

Bagi sekolah yang ingin berpartisipasi dalam kegiatan ini untuk mendaftarkan diri dengan format sebagai berikut :

#Dongeng#NamaSekolah#AlamatSekolah

Kirim ke : 0852 5575 1971

Siapkan infaq terbaik untuk Palu dan Donggala..!

Mari sama-sama bantu do’a dan uluran tangan kita untuk membantu meringankan beban saudara saudara kita yang sedang terkena bencana.

Dokumentasi kegiatan silakan mampir di : www.rumahdongeng.id

IG : @RumahDongeng
FB : Rumah Dongeng ID
WA : 0852 5575 1971

#SedekahDongeng
#AksiDongengKemanusiaan
#PrayForPaluDonggala

Asyiknya Mendongeng di Teras Sekolah

Mendongeng di teras sekolah bersama adik adik SD 57 Bulu Bulu Maros

Tak perlu panggung yang besar untuk mendongeng. Cukup dengan modal sebuah cerita, maka mendongeng dapat dilakukan dimanapun dan kapanpun.

Banyak yang bertanya kepada saya,

“Kak Heru sudah hapal berapa cerita?”,

Sayapun balik bertanya kepada teman tersebut tentang keharusan orang untuk menghapalkan sebuah cerita. Bagi saya cerita nggak perlu dihapal karena proses tersebut akan membutuhkan waktu yang lumayan lama. Sebut saja kala kita membaca sebuah cerita sebanyak 4 halaman, kira kira dalam tempo berapa lama kita bisa menghapalnya?

Ditodong foto bareng di SMPN 22 Bantimurung

Saya pernah membayangkan bagaimana seorang aktor panggung yang disuguhi berlembar lembar kertas naskah yang harus dihapal. Bisa saja mereka membutuhkan waktu berhari hari untuk menghapal naskahnya. Saya pernah ditawari oleh om Yudhistira untuk bermain teater. Dengan penuh rasa hormat saya mundur perlahan-lahan ketika melihat naskah yang berjilid jilid. Seorang aktor bukan hanya menghapal naskahnya sendiri tapi dia harus hapal pula naskah lawan bicaranya. Benar benar luar biasa daya ingat seorang aktor…!

Aksi Dongeng Kemanusiaan Untuk Palu-Donggala di SMPN 2 Maros

Naskah dongeng bagi saya tidak perlu dihapal kata per kata. Cukup dibaca beberapa kali, kemudian diulang paragraf per paragraf. Kadang saya membagi naskah menjadi beberapa segmen sembari menyisipkan musik dalam setiap segmen tersebut. Memadukan naskah dan musik dibuat di slide hasil olahan program Microsoft Power Point. Setelah itu file disimpan dalam HP Android supaya setiap saat bisa dibaca dan digunakan ketika mendongeng.

Bila biasanya musik sebagai backsound dongeng dioperasikan oleh orang lain, maka dengan bermodalkan HP Android dan sebuah pointer, musik bisa dimainkan sendiri oleh si Pendongengnya.

Seperti pagi ini, ketika Kak Heru mendongeng di SMP Negeri Unggulan 2 Maros, saya hanya meletakkan HP tersebut di tempat yang aman dari jangkauan anak anak, file musik sudah disiapkan, disambung via bluetooth ke sound system, dan jadilah sebuah pertunjukan dongeng musikal with one man.

Aksi Dongeng Kemanusiaan Untuk Palu-Donggala di SMPN 22 Maros

Oh iya, sebelumnya di hari Senin, 22 Oktober ada agenda Aksi Dongeng Kemanusiaan Untuk Palu-Donggala di SMP Negeri 22 Bantimurung Maros. Jika teman teman biasa melewati rute perjalanan dari arah Maros ke Bone, SMPN 22 Bantimurung terletak di sebelah kiri jalan arah ke Bone. Lokasinya sekitar 3 km dari jalan propinsi ini. Selama seminggu kedepan jadwal dongeng berfokus di Kabupaten Maros. Pihak pemerintah Kabupaten Maros yang diwakili oleh Dinas Pendidikan Kab. Maros telah mengeluarkan surat rekomendasi kegiatan Sedekah Dongeng di Kabupaten Maros.

Aksi Dongeng Kemanusiaan Untuk Palu-Donggala di SMPN 2 Maros

Sedangkan di hari Selasa 23 Oktober 2018, lokasi kegiatan Sedekah Dongeng bersama Laznas Yatim Mandiri Maros adalah di SMP Negeri Unggulan 2 Maros. Ketika saya memposting foto foto kegiatan ini di grup WA Rumah Dongeng, tiba tiba ada komentar dari Kak Alle, salah satu anggota WAG yang meminta saya untuk memposting semua foto foto kegiatan dongeng di sekolah ini. Usut punya usut ternyata Kak Alle adalah salah satu alumni dari SMP Negeri 2 Maros. Dan perlu juga teman teman ketahui, bahwa Kak Alle ini adalah salah satu tokoh perintis dongeng di Kota Makassar. Sekitar tahun 90-an beliau sudah membuat sebuah program dongeng keliling sekolah yang bernama Daeng Dokel atau Dongeng Keliling. Bermodalkan sebuah sepeda tua, Kak Alle mengunjungi sekolah sekolah di Makassar untuk mendongeng.

Kegembiraan mereka setelah mendengarkan dongeng

Dan setelah meyelesaikan kegiatan dongeng di 2 sekolah tersebut, Kak Heru menyempatkan diri untuk mampir di SDN 57 Bulu Bulu Mandai yang letaknya tak jauh dari pasar Mandai Maros. Sekolah ini adalah salah satu sekolah percontohan untuk Gerakan Literasi Sekolah yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Kab. Maros. Di setiap akhir pekan, guru guru diwajibkan untuk mendongeng di depan kelasnya masing masing. Kak Heru sudah pernah diundang untuk mendongeng di sekolah ini untuk program GLS tadi. Maka tak heran jika murid murid di sekolah ini kenal dan selalu menyapa Kak Heru sekalian minta sebuah cerita. Salah seorang guru yang menjadi idola bagi murid murid di sekolah ini adalah Ibu Ima, seorang guru kelas 2 yang juga senang mendongeng di setiap akhir pekan. Selain itu, ibu Ima juga sering menjadi salah satu nara sumber kegiatan literasi sekolah yang dilaksanakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Maros.

Dongeng Nenek Pakande dari Soppeng

Dan diatas sebuah bangku yang berada di depan teras kelas, beberapa anak laki laki mulai mendekati saya dan minta sebuah cerita. Ada sekitar 10 anak yang duduk serius di depan saya ketika dongeng Nenek Pakande mulai dituturkan. Tidak sampai 10 menit dongeng ini selesai saya tuturkan kepada mereka. Tepuk tanganpun segera mereka berikan sebagai apresiasi cerita ini. Dan sepertinya ketika cerita Nenek Pakande ini sudah berakhir, muncul lagi beberapa adik adik kelas 2 yang ingin juga didongengkan.

Wah…. akhirnya sayapun harus lari dengan teratur ke ruangan ibu kepala sekolah…! Sesampai di ruangan ibu kepsek, saya sudah disodori sebuah jadwal dongeng tanggal 3 Nopember 2018 di sekolah ini.

Wah…. !

Ketika Ruang Kelas Menjadi Posko Pengungsian

Hari ini, Jumat 5 Oktober 2018 ada 2 agenda dongeng yang sudah dijadwalkan oleh tim Rumah Dongeng. Yang pertama adalah kegiatan Sedekah Dongeng bersama Laznas Yatim Mandiri Makassar di SD Komplek Sudirman Makassar. Dan yang kedua adalah program Trauma Healing di salah satu posko pengungsian di Antang.

Kegiatan Sedekah Dongeng di SD Komplek Sudirman adalah inisiasi dari Ibu Anjar, salah satu orang tua murid di SDN Sudirman 4. Beberapa hari sebelumnya Ibu Anjar menghubungi Kak Heru melalui jalur sosial media untuk meluangkan waktu datang ke sekolah ini. Setelah melihat jadwal di agenda dongeng, saya mengusulkan hari Jumat 5 Oktober 2018 kegiatan dongeng ini bisa dilaksanakan di tempat ini.

Pagi ini suasana lapangan sekolah ini penuh dengan hamparan sajadah sholat. Sebelum kegiatan dongeng, seluruh murid SD Komplek Sudirman yang berjumlah sekitar 800 murid, mereka melaksanakan Sholat Dhuha terlebih dahulu,

Hasil dari donasi ini adalah Rp. 8.125.000,- yang selanjutnya diserahkan kepada Laznas Yatim Mandiri Makassar.

TK Akar Panrita Antang

Selanjutnya kegiatan dongeng berpindah waktu dan lokasi. Usai waktu Sholat Ashar, beberapa komunitas meminta Kak Heru untuk hadir di TK Panrita Antang yang letaknya tak jauh dari kantor LAN Antang Makassar. Komunitas Alumni Smansa 90, Komunitas Bajirasa dan Komunitas Gshock Warrior Indonesia hari ini menjadi sponsor kegiatan trauma healing bagi 90 adik adik pengungsi dari Palu yang ditempatkan di sekolah

Untuk sementara mereka tinggal di tempat ini yang sebenarnya adalah ruang ruang kelas TK Akar Panrita Antang. Ada sekitar 8 ruangan kelas yang berada di lantai 2. Ruangan tersebut disulap menjadi tempat tinggal yang bisa ditempati oleh sekitar 10-12 anak anak di tiap ruangnya. Menurut ibu Liah selaku pengelola sekolah, mereka hanya tinggal sementara di tempat ini. Minggu depan mereka akan dipindahkan ke tempat lain. Selain karena memang bukan untuk peruntukan posko pengungsian, proses belajar di sekolah ini juga harus diliburkan untuk sementara waktu.

Begitu banyak warga Makassar yang datang berbondong bondong ke tempat ini dengan membawa bahan makanan, minuman, pakaian, mainan dan lainnya. Mereka tergerak untuk bisa membantu anak anak korban gempa bumi dan tsunami di Palu dan Donggala. Untuk menjaga ketertiban tempat ini, pengelola membuat aturan kunjungan bagi tamu yang hendak melihat kondisi anak anak pengungsi.

Bagi warga yang hanya membawa barang barang kebutuhan pengungsi, mereka tidak diperkenankan naik ke lantai 2. Hal ini diberlakukan mengingat kondisi anak anak yang masih begitu lemah dan belum masih rentan tingkat emosinya. Hanya bagi para relawan yang mempunyai kemampuan trauma healing yang boleh naik ke lantai 2. Begitupun juga dengan pendongeng, kami selalu disambut dengan tangan terbuka oleh pengelola untuk memberikan hiburan bagi anak anak pengungsi.

#PrayforSulteng
#rumahdongeng

Aksi Dongeng Kemanusiaan di Sinjai Timur

Memasuki hari ke-2 Roadshow Aksi Dongeng Kemanusiaan Untuk Palu-Donggala pada hari Rabu, 3 Oktober 2018 tim Rumah Dongeng Chapter Sinjai berkunjung ke SDN 31 Panaikang. Lokasinya lumayan jauh dari Kota Sinjai, kurang lebih 5 km dari arah kota.

Hari driver andalan kami sedang tidak enak badan. Saya memanggilnya Bunda Ira, seorang PNS di Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai. Meskipun perempuan namun bunda Ira lincah mengemudi mobil Avanzanya ke berbagai lokasi dongeng di hari sebelumnya. Untunglah saya punya kemampuan untuk menyetir mobil. Tak lama mobil Rumah Dongeng Sinjai yang berisi 3 personil, Kak Heru, Kak Chuniq dan adik Khadijah segera meluncur menuju lokasi dongeng.

Tiba di sekolah ini waktu sudah menujukkan waktu sekitar 07:45 WITA. Nampak di halaman sekolah beberapa murid sedang asyik berolahraga bersama pak guru Penjas. Hari ini banyak murid yang tidak masuk sekolah karena masih mengungsi ke tempat lain gara gara isu tsunami ketika Sinjai pada tanggal 2 Oktober kemarin terkena gempa bumi. Seperti sekolah pada umumnya, halaman sekolah ini cukup luas dan selalu digunakan untuk upacara bendera. Namun karena sinar matahari mulai panas akhirnya ibu Kepala Sekolah memutuskan lokasi mendongeng ditempatkan di teras perpustakaan sekolah.

Dalam kegiatan ini bergabung juga 2 sekolah lainnya, yaitu KB ANANDA dan TK MARAYATUL IMAYAH. Mereka nampak tak malu malu duduk bersama kakak SD di teras perpustakaan. Jumlah donasi yang dikumpulkan dalam kegiatan ini sebesar Rp. 2.024.000,-

Selanjutnya kegiatan dongeng berpindah ke lokasi lainnya. Kali ini tempatnya lebih teduh dan terhindar dari paparan sinar matahari. Ada sebuah aula kecil di Lapangan Mangarabombang Sinjai Timur yang mampu menampung ratusan adik adik kecil. Di tempat ini peserta kegiatan berasal dari SDN 84 Sinjai , TK PERTIWI V dan beberapa KB Sinjai Timur.

Nampak hadir juga orang tua yang tak kalah antusiasnya ketika mendengarkan dongeng yang dibawakan oleh Kak Heru dan Bona. Di lokasi ini donasi yang dikumpulkan berjumlah Rp. 2.087.500,-.

#PrayForPalu
#PrayForDonggala
#rumahdongeng
#AksiDongengKemanusiaan

Aksi Dongeng Kemanusiaan di Sinjai

Mulai hari Selasa 2 Oktober sampai dengan Kamis 4 Oktober 2018, Kak Heru mengadakan roadshow dongeng kemanusiaan untuk Palu dan Donggala di Kabupaten Sinjai Sulawesi Selatan.

Kegiatan pertama pada hari Selasa 2 Oktober dimulai di TK Pertiwi X Sinjai. Kami tiba di sekolah ini sekitar pukul 10:00 WITA. Dari kejauhan sudah terdengar suara riuh adik adik kecil yang nampaknya sudah tak sabar menanti kegiatan dongeng ini. Ada sekitar 200 murid yang sudah duduk dengan rapi diatas karpet berwarna hijau. Nampak juga orang tua yang turut hadir mendampingi anak anak mereka untuk mendengarkan dongeng. Sebagai informasi juga bahwa pada malam sebelumnya Sinjai juga merasakan gempa yang terjadi pada Hari Senin, 1 Oktober 2018 pukul 19:35. Meskipun gempa yang terjadi dalam skala 3.1 SR, namun karena adanya disinformasi dan berita hoax, beberapa penduduk berlarian mencari dataran tinggi karena adanya isu tsunami yang dihembuskan oleh orang orang yang bertanggungjawab. Terjadi sedikit kekacauan di beberapa jalan sepanjang pantai karena informasi palsu tersebut.

Oleh karena itu, dalam kegiatan ini teman teman Rumah Dongeng Chapter Sinjai melakukan simulasi tentang bagaimana cara menyelematkan diri bila terjadi gempa bumi. Ini sebagai salah satu cara untuk mengedukasi adik adik tentang bencana gempa bumi dan tsunami.

Simulasi tersebut diajarkan secara sederhana dalam bentuk lagu. Lirik dari lagu Pelangi saya ubah menjadi lirik sebagai berikut :

Kalo ada gempa lindungi kepala

Kalo ada gempa jauhi kaca kaca

Kalo ada gempa cari tempat terbuka

Slamatkan dirimu dengan kluarga

Selain mendengarkan dongeng, adik adik kecil juga berdonasi untuk membantu meringankan beban para korban bencana gempa bumi dan tsunami Palu dan Donggala Sulawesi Tengah. Hasil donasi yang dikumpulkan sebesar Rp. 4.129.000,-.

#RumahDongeng
#DongengKemanusiaan
#PrayForPalu
#PrayForDonggala

Dongeng untuk Palu dan Donggala

Di hari Senin 1 Oktober 2018 ini kak Safira Devi Amorita beraksi untuk pertama kalinya di TK Khalifah 1 Makassar. Sekolah yang beralamat di Jalan Hertasning Barat 1 No. 1 ini berinisiatif melakukan kegiatan donasi kemanusiaan bagi korban gempa di Donggala dan Palu yang terjadi pada hari Jumat 28 September 2018. Kekuatan gempa yang mencapai 7.4 SR telah menyebabkan tsunami dan ribuan orang menjadi korban.

Rumah Dongeng bekerjasama dengan beberapa lembaga kemanusian antara lain Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI), Laznas Yatim Mandiri dan PPPA Daarul Quran berinisiatif untuk menggalang donasi dari adik adik di sekolah baik tingkat TK, SD dan SMP.

Alhamdulillah donasi yang dikumpulkan sebesar Rp. 1.125.000 – dari 20 adik adik kecil. Donasi ini akan disalurkan melalui BSMI Sulselbar untuk selanjutnya akan digunakan untuk meringankan beban teman teman kita yang sedang terkena musibah di Palu dan Donggala.

Menanamkan nilai nilai kemanusiaan untuk membantu sesama harus dimulai dari usia dini seperti mereka ini. Di usia yang masih belia, mereka sudah bisa memberikan bantuan bagi sesama manusia. Bukan sesuatu yang mudah ketika harus menjelaskan tentang bencana gempa bumi kepada adik adik kecil. Dan itu menjadi tantangan tersendiri bagi seorang pendongeng.

Terima kasih untuk ibu guru dan kepala sekolah Khalifah 1 Makassar yang telah bersedia menerima tim Rumah Dongeng dan BSMI untuk melaksanakan kegiatan ini di sekolahnya.

Bagi sekolah yang ingin berpartisipasi dalam aksi dongeng kemanusiaan untuk Palu-Donggala silakan menghubungi Tim Rumah Dongeng di nomor 0852 5575 1971

#PrayforPalu
#PrayforDonggala
#DongengKemanusiaan
#RumahDongeng