Taman Baca “Three in One” di Maros

 

Berdiri untuk Maros, untuk kemajuan literasi Maros. Kami hadir untuk ikut membuka ruang literasi itu berkembang dengan jalan sendiri dalam program yang telah tersusun atau berkolaborasi dengan lembaga apa saja. Kami memang bukan siapa siapa cuma mau berbuat sedikit saja, kami sadar melahirkan jiwa jiwa literate itu sesuatu yang sulit. Tapi kalau tidak memulainya akan menjadi tambah sulit. Kami juga mendorong budaya baca dimulai dari Sekolah Dasar. Jika tahapan SD kita melakukan pembiasaan membaca maka sampai mati membaca akan menjadi kebutuhan. Membaca akan menjadi bagian dari kehidupan dan dan sebaik baik generasi adalah generasi leterat.

Mimpi kami sederhana, anak anak SD dimotivasi untuk membaca terus, bukunya diperbanyak seiring dorongan membacanya, dan pada suatu saat mereka akan menulis, menerbitkan buku dan menjadi generasi literasi yang berkualitas. Kami percaya tak ada penulis hebat lahir dari malasnya membaca. Tak ada pembicara hebat lahir dari kemalasannya membaca. Karena membaca banyak tahu, tidak membaca sok tahu.

Kami juga punya mimpi sedehana, bahwa potensi potensi Maros dalam cerita atau apa saja yang bisa ditulis akan menjadi buku sebagai karya monumental. Dan itu lahir dari gerakan literasi ini.

TAMAN BACA THREE IN ONE

Taman baca pada dasarnya bukan barang baru bagi sekolah. Sudah banyak sekolah yang memilikinya dengan tampilan yang beragam. sesuai kreasi masing-masing.

Adalah SDN 173 Inpres Mangngai pun berupaya memiliki taman baca, tentu dengan konsepnya sendiri “three in one”, yakni taman baca yang terintegrasi dengan taman bunga, taman air mancur, dan gazebo baca. Dengan konsep taman baca “three in one” diharapkan minat baca siswa semakin meningkat karena didukung oleh lingkungan baca yang indah dan menarik dipandang mata. Ada bunga-bunga cantik, ada gemercik-gemercik air, dan ada gazebo tempat membaca dengan posisi duduk melantai.

Pembuatan taman baca “three in one” ini secara umum bertujuan untuk menyukseskan program inovasi Dinas Pendidikan Kabupaten Maros yang dikenal dengan program MACCA (Maros Cinta Baca), dan secara khusus bertujuan untuk menyukseskan program inovasi SDN 173 Inpres Mangngai, yaitu program LITERASI BACA 113. Maksud program ini adalah bahwa satu (1) orang siswa wajib membaca satu (1) buah buku, dan harus tuntas dibaca dalam waktu paling lama tiga (3) hari.

Dan, Alhamdulillah, pembuatan secara bertahap taman baca “three in one” milik SDN 173 Inpres Mangngai yang biayanya didukung oleh komite sekolah dan Bank BRI Cabang Maros akhirnya selesai juga. Kepada seluruh pihak yang telah membantu saya ucapkan banyak terima kasih, lebih khusus kepada Bapak Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Maros yang telah meresmikan penggunaan taman baca “three in one” SDN 173 Inpres Mangngai hari ini.

Semoga wabah covid-19 segera berakhir agar siswa dapat segera menggunakan taman baca tersebut.

#Didukung_oleh_RDcM
#Rumah_Dongeng_chapter_Maros

Artikel ini adalah tulisan dari Lory Hendrajaya-Ketua Rumah Dongeng Chapter Maros dan Muhammad Idrus-Kepala SDN 173 Inpres Mangngai Maros

One thought on “Taman Baca “Three in One” di Maros”

Leave a Reply to Ima fatimah Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *